Tuesday, January 12, 2021

Sinovac Biotech Ltd.

 


Sinovac Biotech LTD didirikan oleh Yin Weidon pada tahun 1999. Nama Sinovac sejajar dengan Moderna, BioNTech (Jerman ) Pfizer (US) dan Fosun Pharma (China), Zydus Cadila ( india), CanSino Biologics ( China), Sinopharm ( China). Di China, Sinovac mengoperasikan fasilitas produksi dan research & development di 5 lokasi. Kantor pusatnya berada di Beijing. Selain itu, mereka juga memiliki fasilitas lab di Brasil. Pengalamannya dalam bisnis cukup panjang sebagai perusahaan biofarmasi yang berfokus pada penelitian, pengembangan, pembuatan, dan komersialisasi vaksin yang melindungi dari penyakit menular manusia. 


Portofolio produk Sinovac mencakup vaksin untuk melawan hepatitis A dan B, influenza musiman, pandemi influenza H5N1 (flu burung), influenza H1N1 (flu babi), gondongan, dan rabies anjing. Pada tahun 2009, Sinovac adalah perusahaan pertama di dunia yang menerima persetujuan untuk vaksin influenza H1N1 dan penjamin suplay vaksin di China. Ia juga satu-satunya pemasok vaksin flu pandemi H5N1 untuk stockpiling program pemerintah..


Sinovac juga memproduksi vaksin enterovirus 71, yang telah terbukti efektif dalam mencegah penyakit tangan, kaki dan mulut pada bayi dan anak-anak selama uji coba Fase III. Juga sedang mengembangkan sejumlah produk baru termasuk vaksin polio nonaktif strain Sabin, vaksin polisakarida pneumokokus, vaksin konjugasi pneumokokus, dan vaksin varicella. Produks vaksin Sinovac di samping untuk pasar domestik di China, juga memanfaatkan peluang pasar internasional. Mereka mengekspor vaksin ke Mongolia, Nepal, Filipina dan Meksiko, dan baru-baru ini diberikan izin untuk mengkomersialkan vaksin hepatitis A di Chili. 


Untuk melawan pandemi Covid-19, Sinovac mengembangkan vaksin CoronaVac. Ini jenis vaksin inactive. Dalam uji coba di laboratorium di China, vaksin ini diketahui bisa menciptakan respon kekebalan melawan infeksi virus corona di dalam tubuh. Bulan Juli 2020 pemeritah China memberikan izin vaksin COVID-19  untuk emergency. Sinovac bekerja sama dengan dengan Indonesia, Turki dan Brazil untuk uji klnis tahap 3.  Semua hasilnya aman untuk manusia dan efektif melawan Covid-19. Saat sekarang yang memastikan membeli vaksin Sinovac adalah Turki, Brazil dan Chile, Indonesia.


Tahun 2017, Sinovac delisting di Nasdaq AS. Karena melanggar standar kepatuhan bursa.  Kemudian listing lagi setelah memenuhi persyaratan bursa. Tapi Februari 2019 Nasdaq Stock Market menghentikan perdagangan saham Sinovac pada harga $ 6,47. Penyebabnya perang proxy dengan management. Sepertinya ada investor kakap masuk tetapi Sinovac tidak mau terbuka soal informasi itu kepada bursa. Namun konplik antara direksi dan pemegang saham menimbulkan kecurigaan otoritas bursa bahwa pemegang saham pengendali menggunakan proxy untuk mengontrol perusahaan.


Saya rasa dengan reputasi Sinovac selama 20 tahun sebagai perusahaan produsen Vaksin, terlalu naip kita tidak mengakui kualitas Vaksin Sinovac. Sebagaimana informasi BPOM, vaksin Sinovac memiliki kemampuan pembentukan antibodi dalam tubuh. Efikasi vaksin mencapai 65,3 persen. MUI pun sudah mengeluarkan fatwa bahwa Vaksin CoronaVac halal dan suci. Mari vaksin. Jangan ragu.


***

Ada pertanyaan nitizen yang meragukan Vaksin COVID-19. Alasanya karena vaksin dibuat dengan cepat. Padahal untuk membuat vaksin butuh waktu riset lama dan sampai dia aman digunakan manusia butuh tahunan uji klinis untuk memastikan tidak ada efek buruk jangka panjang terhadap tubuh manusia. Lah ini vaksin bisa dibuat dalam waktu singkat. Apa iya aman? Saya akan jawab sebisa saya atas pemahaman yang saya punya. Saya memang tidak ahli namun sebagai pebisnis yang mengamati bisnis pharmasi tentu saya paham produk mereka.


Di awal pandemi desember 2019, ahli ilmu pengetahuan China berhasil memetakan dengan akurat informasi genetik tentang Virus corona SARS-Cov-2. Oleh China, informasi genetik itu dibagikan kepada ilmuwan di seluruh dunia. “ Ini loh musuh kita. Ini loh kelemahannya. Ini loh kelebihannya. Begini loh mereka berkembang. Begini loh asal muasalnya. Beginilah loh organisasi pertahanan dan penyerangannya. Ini loh penyebab sistem daya tahan ( antibodi) manusia error melindungi tubuh dari serangan”.


Jadi ibarat perang. Data intelijent tentang musuh sudah diinformasikan oleh China. Ini berkat laboratorium pertahanan nasional China terhadap serangan pandemi. Dengan informasi itulah, para ahli di dunia membuat senjata untuk melindungi diri dari serangan corona, Itu disebut Vaksin. Dari informasi itu maka strategi dan metodelogi menghadapi virus mudah ditetapkan. Strateginya adalah memperkuat antibodi manusia terhadap serangan virus. Metodenya ada dua. Pertama, dengan menggunakan inactive virus atau virus yang sudah dilemahkan. Kedua, dengan mRNA atau messenger RNA.


Metode pertama dibuat oleh China ( Sinovac). Ini metode jadul yang sudah terbukti puluhan tahun aman. Yang kedua, mRNA itu metode canggih yang sudah dikembangkan oleh Eropa dan AS. Dua metode ini punya kelebihan dan kekurangan. Jadi engga perlu diperdebatkan. Tergantung pilihan. Metode pertama, tingkat efektifitasnya melawan virus rendah dibandingkan metode ke dua. Namun tingkat keamanannya tinggi atau resikonya 0,1%. Praktis engga ada resiko. Sementara mRNA seperti Pfezer , efektifitas tinggi namun resiko juga tinggi. Namun tidak fatal.


Tapi anda tidak perlu takut atau bingung menentukan pilihan. Dokter tahu mana yang cocok untuk kedua jenis vaksin itu. Itu sama seperti cara dokter memberikan obat antibiotik untuk anda. Mereka tahu mana yang tepat untuk anda. Contoh kalau daya tahan tubuh anda kuat, ya yang cocok adalah Vaksin Sinovac ( inactive virus ). Untuk manula yang daya tahan tubuhnya rendah, yang cocok vaksin Pfezer atau mRNA. Dalam program vaksinasi, pemerintah sudah mengamankan stok untuk dua jenis vaksin itu.


Vaksin itu metode memperkuat antibodi kita. Bukan obat. Vaksin dibuat dengan standar Sains yang ketat. Jadi engga mungkin big risk. Yang penting walau sudah di vaksin, tetap patuh kepada prokes. Ubah gaya hidup anda. Esensi kekuatan antibodi sebenarnya adalah pada sikap mental atau jiwa kita terhadap penyakit. Kalau kita lebih banyak takut terhadap vaksin dengan membesar besarkan resiko vaksin, jelas itu kontraproduktif terhadap upaya sains untuk melawan pandemi. Jadi engga usah lebay seperti DKI yang dengan bombamdis menyiapkan 21 RS rujukan untuk antipasi efek sampingan dari vaksin.

Saturday, January 2, 2021

Nasip Jack Ma, Alibaba dan Alipay...?


Pada tahun 1999 sehari sebelum China bergabung dalam organisasi perdagangan dunia (WTO), Jack Ma  ( Ma Yun) mendirikan Alibaba di Hangzhou. Ia diuntungkan dari adanya liberalisasi ekonomi di bawah rezim Jiang Zemin.  Jack Ma bisa leluasa megembangkan Alibaba tanpa ada restriksi berlebihan dari pemerintah China. Tahun 2004 ia mendirikan Alipay, sebuah aplikasi pembelian dan pembayaran online di ecommerce Alibaba. Tentu berdampak luas terhadap Alibaba. Bukan hanya ecommerce tetapi juga menjadi aplikasi pembayaran raksasa bagi pengguna selular. Melayani lebh dari 1,3 miliar user global. Dari Alipay itu dia mendirikan anak perusahaan Ant financial Group. Ant juga sebagai provider tekhology untuk fintec bagi perusahaan asuransi dan perbankan.


Sebetulnya raksasa ecommerce dan alat pembayaran online, bukan hanya Jack Ma tetapi ada juga Pony Ma pendiri Tencent. Namun nama Pony Ma tidak setenar Jack Ma. Kalau Pony Ma lebih memilih diam dan terkesan misterius. Namun Jack Ma sengaja membuat dirinya terkenal dan menjadi pusat perhatian dunia. Ia bagaikan superstar yang tampi dipanggung dunia. Menjadi pusat perhatian pada pertemuan pengusaha kelas dunia di Davos. Kebetulan bahasa inggrisnya bagus dibandingkan pengusaha China lainnya, sehingga dia benar benar menjadi orator hebat, dan juga motivator bagi kalangan bisnis pemula di bidang IT. Setidaknya dengan itu, Jack Ma adalah satu satunya pengusaha China yang dapat pengakuan international.


Sebatas itu tidak ada masalah bagi pemerintah China. Namun menjadi lain ketika Jack Ma sudah mulai berani mengkritik Pemerintah. Dengan lantang dia menyindir otoritas China yang masih menerapkan aturan jadul yang sehingga menghambat proses inovasi IT. Tapi ia mendapat angin segar dari rakyat China dan dunia. Bahwa Jack Ma membawa pesan pembaharuan. Bahwa FinTech adalah era Ma. Bicara tentang FinTech tidak lepas dari Jack Ma.  Tentu keadaan ini membuat Pemerintah Xijiinping gerah. 


“ Tidak ada yang disebut era Ma Yun, tetapi Ma Yun adalah bagian dari era China… tidak peduli apakah itu Ma Yun, Ma Huateng, Elon Musk, atau kita orang biasa, mereka yang mencapai potensi terbesar mereka adalah mereka yang merebut  peluang yang disediakan oleh pemerintah China. “ Demikian kata juru bicara Parta Komunis sebagaimana dikutip oleh  People's Daily online. Itu sinyal keras. Bahwa pemerintah China tidak suka dengan cara dan sikap  Jack Ma.


Ada yang dilupakan oleh Jack Ma. Bahwa dia bisa berkembang karena regulasi yang longgar dari pemerintah China dalam rangka mendukung inovasi financial technologi. Tujuan pemerintah China tentu berharap dengan kemajuan FinTech ini bisa memberikan akses kepada rakyat China mendapatkan jasa perbankan dan lembaga keuangan dengan mudah dan murah. Namun yang jadi masalah. Kemajuan Alipay tidak seperti Philosofi pemerintah China terhadap Fintech.  Sistem alat pembayaran Alipay telah menjadi rentenir yang memeras rakyat kecil. Tidak ada trasparansi. Kalau bunga pinjaman dijanjikan 0%, ternyata rakyat dibebani diatas 15%. Belum lagi soal tabungan lewat Fintech yang tidak jelas tingkat bunga dan jaminan resiko. Lama lama sudah menjelma menjadi bisnis Ponzy.


Disamping itu tidak ada upaya Jack Ma secara serius mendorong kewirausahaan dibidang IT di China. Bahkan keberadaan Alipay dan Alibaba mematikan kompetisi. Apa yang dia katakan tentang kepedulian kepada dunia usaha kecil China, tidak sesuai dengan kenyataan. Ternyata penyebabnya adalah Jack Ma sendiri bukanlah pengedali atas saham Alibaba dan Alipay ( Ant Financial Group). Dia hanya menguasai segelintir saham. Sisanya dikuasai oleh konglomerat venture capital wallstreet dan Jepang. Mereka menjadi pengendali. Jack Ma hanya boneka dari konglomerat hedge fund. Menurut teman di Beijing” Jack Ma pernah bicara di depan forum wirausahaan. Dia mendukung protes di Hong Kong khususnya dalam memilih pemimpin Hong Kong.


Sebelum rencana Ant Financial Group (Alipay) IPO, otoritas bursa di Shanghai sudah minta keterbukaan informasi kepada Jack Ma dan petinggi Alipay. Namun sampai menjelang IPO, belum juga ada laporan keterbukaan yang memuaskan otoritas. Itu sebabnya dua hari menjelang IPO, otoritas membatalkan rencana IPO Alipay. Jack Ma  meradang. Berbicara dihadapan publik, " Seharusnya otoritas tidak hanya bicara tentang aturan diatas kertas. Tetapi membuat aturan yang memberikan solusi untuk berkembang.".  Otoritas China tidak terpengaruh dengan omongan Jack Ma itu. 


Justru, setelah pembatalan IPO Alipay, beberapa hari kemudian, China meluncurkan aturan baru tentang antitrust, yang memangkas miliaran dolar dari kapitalisasi pasar Alibaba, dan desember 2020 regulator melakukan penyelidikan antimonopoli ke group perusahaan Jack Ma. Cukup? Belum.  Pada hari Minggu (27 Desember 2020), bank sentral China mengumumkan bahwa mereka telah memerintahkan eksekutif Ant financial group untuk merombak bisnisnya guna mengatasi masalah kepatuhan berkaitan dengan kredit, asuransi, dan kekayaan, dan tidak boleh terlibat dalam skema pinjaman arbitrase, Tuntutan tersebut dapat mengarah pada restrukturisasi besar-besaran dari unicorn fintech Alibaba dan alipay. Dan pasti akan menjatuhkan saham Alibaba di bursa NY.


Menurut saya, apa yang terjadi pada Jack Ma, tak lebih bagian dari politik nasionalisme China, yang melihat resiko atas kehadiran perusahaan IT yang dimodali dari AS, Jepang, Eropa dan India. Resiko terbesar yang dikawatirkan adalah terjadinya Shock FinTech yang bisa berdampak sistemik terhadap moneter China. Misal, pinjaman publik dan skema pembayaran kepada pihak ketiga lewat fintech dengan aturan arbitrase, itu sangat beresiko terhadap gagal bayar publik, dan ini bisa memaksa negara bailout.  Fintech tetap harus melakukan skema non arbitrase. Tidak boleh secara hukum memaksa orang membayar utang. Jack Ma masuk terlalu jauh dalam bisnis keuangan. Itu sudah melanggar hukum.  Karena dia hanyalah perusahaan penyedia tekhnologi untuk alat bertransaksi dan pembayaran.


Jack Ma harus belajar bijak sebagai orang China. Yang mengutamakan kerendahan hati dan patuh kepada politik negara. Dia harus belajar dari Pony Ma yang tak pernah menyebut dirinya “ Aku “ tetapi “ kami “. Atau seperti Zhong Shanshan sang taipan Cina, orang terkaya nomor 1 di ASIA dan nomor 11 di dunia yang tak pernah bersuara di hadapan publik dan terkesan penyendiri. Budaya China adalah kebersamaan, dan kejujuran. Tidak ada yang superior kecuali negara. Saya yakin bahwa Jack Ma tidak akan dihabisi seperti Wu Anbang. Dia hanya diperingatkan agar patuh. Dia terlalu berharga bagi pemerintah China. Apalagi dia juga adalah kader Partai Komunis. Dan saya yakin Jack Ma akan berubah.


Monday, December 28, 2020

Securities crowdfunding peluang pembiayaan bagi UMKM


 



Katakanlah anda punya idea besar untuk mengelola bisnis baru yang menguntungkan. Atau anda punya usaha yang sudah berjalan seperti suplier pemerintah atau swasta atau kotraktor, property  atau punya usaha lain, tetapi anda tidak punya uang untuk pengembangan usaha. Mendapatkan investor tentu tidak mudah. Apalagi tidak kenal. Kalaupun kenal belum tentu percaya. DI sisi lain, banyak investor retail kecewa. Banyak penawaran crowdfunding pada akhirnya merugikan investor dan cenderung mengarah kepada fraud. Agar investor tidak dirugikan dan dunia usaha mendapatkan sumber pembiayaan maka OJK mengeluarkan aturan mengenai Securities crowdfunding.


Aturan tentang Securiteis Crowdfunding merepukan revisi dari equity crowdfunding. Apa itu securites crownfunding ? penggalangan dana lewat jaring sosial dalam bentuk saham ( stock) dan atau  surat utang/SUKUK/Obligasi.  Bagaimana listed nya? Hubungi Fintech yang  sudah terdaftar di OJK.  Apa syaratnya ? Harus badan hukum ( PT, CV, Firma, Koperasi ). Punya business plan atau studi kelayakan. Keterbukaan informasi. Bagi yang usahanya sudah berjalan, harus ada Neraca perusahaan. Masa penawaran maksimum 12 bulan dengan maksimum penggalangan dana Rp. 10 miliar.


Apa kelebihan dari securites crownfunding ? Pertama : Jumlah investasi bagi Investornya dibatasi. Untuk investor yang punya pendapatan dibawah Rp 500 juta/tahun hanya boleh berinvestasi  maksimum sebesar 5% dari penghasilan/tahun. Yang diatas Rp. 500 juta sebesar 10% maksimum.  Artinya secara financial mereka sudah stabil. Mereka pasti punya pengetahuan cukup untuk menilai penawaran saham atau surat utang anda. Jadi kemungkinan jadi ajang penipuan sangat kecil. Karena tidak mungkin dimanfaatkan untuk membujuk orang investasi diatas kemampuanya. Kalaupun gagal tidak akan membuat investor bangkrut. Kedua, Pemasaran lewat Fintec yang sudah punya ekosistem bisnis. Jadi lebih mudah dipasarkan efeknya. Ketiga. Investor tidak  bisa jual saham /efek itu dalam waktu tertentu. Jadi kemungkinan digoreng atau dibantai market sangat kecil. Keempat. Bisa dipadukan dengan strategi hedge fund/ lindung nilai dalam kurun waktu tertentu


Hedge Fund. 

Angel investor  dan Modal venture adalah sumber pendanaan yang dicari bisnis baru untuk tumbuh secara dinamis. Namun, bisnis dan wirausahawan baru biasanya mengalami kendala dalam meluncurkan ide dan berbagi keuntungan dengan investor. Faktor dasar yang menghalangi wirausahawan adalah menemukan investor cerdas dan berpendidikan yang bisa menjadi penyandang dana. Di sisi lain, investor membutuhkan platform yang kuat untuk mengukur profitabilitas ide bisnis dengan risiko minimal. Nah disinilah peran penting dari Hedge fund. Kelebihan hedge fund adalah mereka tidak diatur, dan mereka bisa mendapatkan lebih banyak investor melalui crowdfunding.


Apa itu hedge fund. Hedge fund atau dana lindung nilai adalah portofolio investasi yang agresif. Operator nya adalah perusahaan asset management yang terdaftar di OJK. Mereka menggunakan strategi investasi canggih di pasar lokal dan luar negeri untuk mendapatkan pengembalian yang tinggi. Hedge fund sebagian besar merupakan kemitraan private investment untuk sejumlah limited investor. Jangka waktu minimal investasi adalah satu tahun. Sekarang, setelah ruang crowdfunding berkembang, dan lebih banyak orang mencari peluang investasi, operator hedge fund telah mengalihkan perhatian mereka ke investasi crowdfunding.


Bagaimana membuat tertarik hedge fund player atas bisnis anda. ? Pertama. Pastikan ROI yang tinggi. Kedua. Ada akreditas terhadap pasar atau tekhnologi. Ketiga. Ide yang kreatif dan bukan bisnis masuk katagori sunset dan semua sarat legal usaha terpenuhi. Dengan tiga hal itu , masuklah jaringan sosial. Biarkan orang membicarakan ide anda itu. Semakin ramai yang kritik atau membenci dan tentu memuji, itu artinya idea anda bisa menarik perhatian orang banyak. Operator hedge fund akan melirik anda. Mereka investor cerdas. Mereka punya network dan informasi luas untuk mengetahui peluang bisnis anda feasible atau tidak. Mereka tahu bagaimana mempercantik anda. Meningkatkan value anda sehingga tidak sulit mendapatkan dan dipercaya  investor. 

Tapi bagaimanapun anda harus punya konsultan pendamping kalau ingin memanfaatkan securities crowdfunding sebagai solusi pembiayaan.

Bisnis wisata Halal.

 



Ada nitizen nanya ke saya. “ Babo, apa sih yang dimaksud dengan wisata Halal? Saya hanya tersenyum. Tetapi dalam kesempatan ini saya akan sampaikan apa itu wisata halal dan sekaligus bagaimana layaknya bagi program nasional. Saya yakin bahwa program wisata halal itu semacam program ideal dan complimentary dalam bisnis pariwisata. Wisata Halal itu, bagian dari seni propaganda tujuan wisata. Maklum Indonesia itu negara mayoritas muslim, tentu beralasan indonesia harus punya program wisata halal. Beberapa waktu lalu, Indonesia berhasil merebut posisi teratas dalam indeks Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019. Setelah sebelumnya berada di peringkat kedua. 


Wisata halal itu bukan hanya object wisata tetapi juga berkaitan dengan akomodasi dan kuliner. Kalau wisata halal ini dikelola dengan baik, akan memberikan peluang bagi eklusifitas destinasi wisata dan ini captive market terutama bagi negara yang mayoritas islam, dan tentu pasar wisata domestik. Pada sebuah laporan yang diterbitkan oleh “World Travel Market” di London, Inggris pada tahun 2007 menyebutkan bahwa potensi wisata halal sangat besar dari sisi ekonomi. 


“The Economist” juga menyebut prospek yang besar bagi industri wisata halal. Tak hanya berhubungan dengan prosuk halal (makanan atau minuman non-alkohol), namun juga layanan yang berhubungan dengan interaksi antara wisatawan laki-laki dan perempuan. Perkembangan wisata halal , bisa melahirkan industri kreatif produk halal, yang tentu punya pasar ekspor kuat. 


Saya sering travelling ke beberapa negara. Sebenarnya walau  mungkin pemilik hotel bukan beragama islam, mereka sudah menerapkan standar halal untuk sarana akomodasi. Itu terlihat cara mereka menghormati pilihan kita pada formulir check in hotel. Kalau kita sebut halal, maka mereka akan ingatkan restoran mana saja di hotel itu yang tidak halal, termasuk bar yang menyediakan alkohol. Bahkan kalau kita datang bersama sekretaris dan minta kamar berbeda, mereka berikan layanan kamar khusus untuk sekretaris dengan harga diskon. itu cara mereka menghormati standar religius halal. 


Apa artinya. Wisata halal itu jangan jadi standar aturan bagi sarana dan prasarana Wisata, termasuk object wisata. Kalau itu dijadikan standar akan merusak nilai nilai pluralisme. Jagi gimana? ya tirulah negara lain. Bahwa wisata halal itu bukan hanya soal agama tetapi juga bisnis. Berkaitan dengan pelayanan kepada wisatawan. Karena yang butuh wisata halal bukan hanya orang islam. Agama lain seperti kristen ortodok, katolik, Budha, Hindu juga membutuhkan wisata halal.

Tugas pemerintah adalah focus memberikan kesadaran kepada stakeholder, bukan pemaksaan, apalagi punya stempel identitas atau sertifikasi halal. Engga perlu itu. Tiru sajalah bank syariah. Walau pemiliknya tidak semua orang islam, tetapi sistemnya diterima oleh banker non islam dan berkembang karena kebutuhan pasar dan memang bisnis oriented. Dengan focus kepada pembinaan kesadaran maka wisata non halal juga bisa berkembang tanpa ada rasa kawatir. Hidup ini soal pilihan, apalagi soal bisnis. Pemaksaan tidak akan menghasilan produk berkualitas. Tetapi kesadaran wisata halal, aka meningkat mutu layanan dan bisnis jadi menyenangkan.


Saturday, December 26, 2020

Vaksin, syarat pemulihan ekonomi.

 




Bulan oktober BPOM mengumumkan bahwa hasil test tahap tiga akan rampung bulan Desember. Namun awal desember BPOM mengumunkan bahwa hasil test tahap tiga Vaksin COVID 19  diundur sampai bulan maret 2021. Tentu ada alasanya. Para ahli maha benar dengan alasannya. Saya bisa membayangkan betapa shocknya Jokowi mendengar kabar vaksin tertunda sampai maret itu. 


Padahal awal desember, tim penanganan pandemi virus corona dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) sudah mendatangkan Vaksin SINOVAC untuk tujuan emergecy, yang diutamakan bagi Nakes.  Namun IDI meresponse “ IDI setuju dan mendukung namun harus dapat izin dari BPOM terlebih dahulu.” Artinya program vaksin nakes tidak bisa dilakukan sebelum ada izin dari BPOM.


Sementara pemerintah sudah firm order 120 juta Vaksin Sinovac dimana 3 juta dalam bentuk jadi dan sisanya bulk. Sementara dengan Pfizer dan Astrazaneca dan lainnya masih dalam tahap negosiasi untuk 116 juta Vaksin. Itu juga mungkin alasan mengapa Menkes diganti. Karena tertundanya BPOM keluarkan izin itu adalah tanggung jawab dari Menteri kesehatan. Ini sangat serius bagi pemulihan ekonomi.  Mengapa ? Ongkos sosial dan ekonomi yang dirasakan rakyat sangat luar biasa. 


Karena PSBB pasar domestik drop dan produktifitas juga drop. Semester pertama tahun 2020, pemerintah dengan resmi mengumunkan Indonesia masuk ke jurang resesi. Indek PMI jatuh dibawah 50%. Pertumbuhan ekonomi mengalami kotraksi, yaitu minus. Dari minusnya pertumbuhan ekonomi itu berdampak kepada juataan orang kehilangan pekerjaan. Itu terukur secara statistik.  Sementara ambruknya UMKM akibat pasar domestik menyusut itu sangat massive dan tidak tercatat secara statistik. Ini bagaikan api dalam sekam. Kalau tidak segera dipadamkan, sedikit ditiup akan jadi api besar. Chaos sosial dan politik tidak bisa dihindari. 

Jokowi sadar bahwa masalah vaksin dan pandemi sudah masuk wilayah bisnis dan politik. Tidak lagi murni kesehatan. Apalagi setelah pemerintah confirmed mendatangkan vaksin dari China, suara sumbang tentang efektifitas Vaksin mulai merebak. Tujuannya adalah menciptakan distrust terhadap kebijakan nasional terhadap vaksin. Mereka paham, kalau PSBB terus berlanjut, pemerintah akan jatuh dengan sendirinya. Saat itulah proxy asing tampil kepermukaan sebagai pahlawan kesiangan. Jahat memang. Itu sebabnya Ketua Satgas PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional )  dijadikan Menteri Kesehatan.


Ekonomi yang berhubungan dengan dunia usaha khususnya usaha kelas menengah atas, terutama yang berkaitan dengan 9 komoditas utama, dipastikan akan pulih. Trend sudah nampak dipertengahan tahun 2020. Bila awal tahun Index Manufacturing Indonesia 29 namun pertengahan tahun sudah 39 atau mendekati 40. Diperkirakan tahun depan kwartal pertama akan diatas 50%. Itu sudah lewat masa kotraksi. Memang world bank meramalkan indonesia akan menjadi negara ketiga setelah China dan India yang lolos dari lubang resesi. Ini dukung oleh keberadaan China sudah new normal dari COVID-19. Mesin produksi mereka bergerak lagi dan menjamin supply chain secara global.


Namun ada yang mengkawatirkan. Apa itu ? basis kemakmuran Ekonomi Indonesia ada pada UMKM. Jumlah UMKM mencapai ( 2017) 62.9 juta unit atau 99,99% dari pelaku Usaha di Indonesia. Dalam hal penyerapan angkatan kerja, Usaha Mikro menyerap sekitar 107,2 juta tenaga kerja (89,2%), Usaha Kecil 5,7 juta (4,74%), dan Usaha Menengah 3,73 juta (3,11%). Bandingkan dengan usaha besar 3,58 juta jiwa atau hanya 3% angkatan kerja nasional. Sementara sumber daya modal 90% tersalurkan kepada usaha besar. Namun memang fakta 90% sumber penerimaan pajak berasal dari usaha besar.


Sejak adanya Pandemi COVID-19, sektor UMKM belum juga tumbuh. Maklum 90% pasar UMKM adalah pasar domestik. Sementara domestik masih sibuk dengan PSBB untuk menangkal Pandemi. Saya tidak tahu berapa pastinya korban kebangkrutan UMKM selama setahun ini. Pastinya tidak sedikit. Mereka hanya diam dan berusaha bertahan dalam situasi terburuk. Makan tabungan atau jual asset agar bisa bertahan. Walau ada program relaksasi kredit perbankan dan BLT bagi pekerja dan UKM, namun tidak bisa menolong banyak. Perubahan secara significant hanya melalui perubahan kebijakan PSBB.


UMKM itu karakter bisnisnya tidak seperti Usaha besar yang sudah established. Walau usaha besar sempat oleng namun secara personal pemegang saham dan direksi tetap aman saja. Mereka tidak pusing amat. Sedikit saja ada treatment dari pemerintah, selesai sudah. Mereka jalan normal lagi. Namun UMKM tidak begitu. Bisnis dan mereka secara personal tidak bisa dipisahkan. Untuk mereka bangkit lagi tidak mudah. Butuh waktu. Itupun apabila pemerintah serius ekspansi penyerapan anggaran 100%, agar uang beredar lebih besar dan mendorong daya beli masyarakat.


Solusinya adalah percepat vaksin. Percepat berakhirnya PSBB. Kemudian pastikan serapan anggaran dipercepat mencapai 100%. Kalau lewat maret 2021 vaksin tidak juga diadakan dan PSBB terus belanjut. Maka yakinlah, negeri ini akan berderak retak. Bukan hanya krisis ekonomi tetapi krisis multidimensi. Lebih parah dari tahun 1998. Mengapa ? tahun 1998 pasar domestik bagus dan pasar ekspor masih tinggi. Orang masih ada ruang untuk survival. Sementara kini pasar domestik hancur dan ekspor jeblok. Ruang survival menyempit. Sedikit saja bisa meletus jadi chaos nasional.


Saya berharap banyak kepada Menkes yang berlatar belakang banker untuk focus kepada issue soal kesehatan yang tidak menghambat ekonomi. Focus kepada bisnis saja. Engga usah terlalu mendengar suara stakeholder kesehatan. Kalau uang cekak, siapapun bisa naik pitam. Kalau chaos, itu lebih buruk dari pandemi. Itu akan menghancurkan yang sudah dibangun.

Friday, December 25, 2020

Memahami Lembaga Pengelola Investasi secara praktis.

 




Presiden sudah teken PP No. 74/2020  tentang Lembaga Pengelola Investasi ( LPI). Yang harus dipahami bahwa LPI itu berbeda dengan perusahaan jasa atau perdagangan atau industri atau pertambangan. LPI hanya focus kepada skema pembiayaan dan investasi dan tidak terlibat dalam teknis operasional perusahaan secara langsung. Apa itu skema? adalah cara berinvestasi. yang mendapatkan sumber pendanaan dari dalam maupun luar perusahaan dengan tingkat keamanan yang terukur dan terjamin, untuk medapatkan margin.  LPI hanya  mengelola portfolio investasi dalam bentuk saham dan  instrument  investasi.


Karena bisnisnya adalah skema maka tidak selalu dia invest dalam bentuk uang tunai. Bisa saja dalam bentuk asset atau penjaminan. Apakah negara akan beresiko? tidak. Mengapa? karena iLPI bekerja atas dasar skema. Risk management dari aspek project management, penentuan mitra kerja sama terhadap entitas yang dibiayai dan penentuan exit strategi yang kuat dan menentukan. Artiinya pengelolaan resiko menjadi tulang punggung LPI dalam setiap investasinya. Setiap skema selalu ada exit strategi yang memastikan riskless dan profitable. Benarkah ?


Ya jelas powerfull. Lah LPI kan lembaga otoritas pembangun  proyek strategis dan pasti LPI masuk pada bisnis yang aman, baik dari sisi sumber daya maupun market. Bahkan karena LPI negara, dia bisa  jadi sumber insider trading, yaitu menentukan lebih dulu proyek yang akan dia masuki sesuai keinginan investor dan pemerintah harus mendukungnya. Jelas pemain hedge fund akan mengelilingi LPI untuk dapatkan cuan dari capital gain. Keren ya. Masih bingung. ? Mari saya analogikan secara sederhana


Katakanlah pemerintah mau bangun Jalan Tol. Pemenang tender adalah WASKITA. Membutuhkan investasi sebesar Rp. 1 triliun. Kalau dana itu berasal dari pinjaman bank, kadang WIKA kesulitan mendapak collateral atau kesulitan memenuhi standar kepatuhan. Atau bisa juga karena rasio DER sudah diatas ambang batas sehingga tidak layak lagi dapat pinjaman. Nah Waskita bisa mendapatkan sumber pembiayaan dari LPI. Caranya? LPI dan WIKA membuat perusahaan patungan, yang akan mengajukan pinjaman.  LPI bisa menyetor modal sebesar 30% dari nilai project financing dan 70% dari bank melalui Non Recourse loan. 


Setelah proyek selesai dibangun, maka konsesi bisnis itu dijadikan uang kontan melalui refinancing. Caranya tidak selalu private placement. Bisa saja  LPI mengeluarkan reksadana atas jaminan revenue dari proyek tol itu. Atau mengundang pengelola Trust fund untuk masuk  dalam tender penjualan unit obligasi secara limited offers. Keuntungan dari skema ini akan menjadi laba atau sumber pendapatan bagi LPI. Kemudian dalam kurun waktu tertentu akan berlanjut kepada skema IPO untuk terjadinya spread ownership. Dan para investor dan LPI dapat capital gain. Tetapi  proyek yang strategis seperti PDAM dan Oil and Gas, Energi ditentukan keharusan LPI menguasai saham mayoritas. Agar apa ? agar hak suara tetap ada pada LPI sebagai wakil negara yang bertanggung jawab atas UUD 45 pasal 33.


Atau bisa juga, katakanlah  BUMN A membutuh investasi,  tapi terkendala uang. Pemerintah bisa memindahkan aset BUMN A kepada LPI lewat skema PMN ( penyertaan modal negara ) dan BUMN akan dapatkan uang tunai dari pemerintah sesuai dengan nilai wajar atas aset yang diserahkan. Nah uang itu bisa digunakan untuk investasi pada proyek strategis. Sementara asset yang diserahkan kepada LPI itu dapat dijaminkan untuk penerbitan instrument pasar uang. Bagaimana bisa dapatkan uang dari penerbitan instrument itu? LPI, bisa bekerja sama dengan Manager investasi dalam dan luar negeri. Tentu manager investasi yang berpengalaman dalam proyek strategis. Fund  itu di-leverage lewat berbagai  skema investasi LPI yang riskless. 


Jadi keberadaan LPI ini tidak lebih menghilangkan bisnis rente atas proyek strategis dan memastikan pemerintah lead dalam pembangunan proyek strategis secara berkesinambungan. Memberikan peluang bagi investor institusi masuk leluasa ke Indonesia lewat instrument pasar uang  berjangka panjang, yang dikelola dengan prinsip akuntable dan kredible. Apalagi Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas tidak berasal dari partai atau mereka terafiliasi dengan partai. Jelas sekali standard good governance nya.